Gara-gara Efisiensi Anggaran dari Pusat, Latihan Paskibraka Mamuju Tengah Dipangkas Jadi 12 Hari


Mamuju Tengah – Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah pusat berdampak pada pelaksanaan pemusatan pendidikan dan pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Mamuju Tengah tahun 2026. Jika pada tahun-tahun sebelumnya masa latihan berlangsung lebih lama, tahun ini dipangkas menjadi hanya 12 hari.

Pemusatan latihan yang dimulai pada awal Agustus tersebut tetap difokuskan untuk membentuk kesiapan fisik, mental, kedisiplinan, serta kemampuan baris-berbaris para calon anggota Paskibraka yang akan bertugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Mamuju Tengah.

Meski waktu pembinaan lebih singkat, panitia bersama pelatih memastikan seluruh materi pokok tetap diberikan secara maksimal. Jadwal latihan disusun lebih padat agar seluruh peserta tetap memiliki kesiapan optimal saat menjalankan tugas mengibarkan dan menurunkan Sang Merah Putih pada 17 Agustus mendatang.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah telah menyeleksi puluhan pelajar terbaik dari berbagai SMA/sederajat melalui serangkaian tahapan seleksi yang dilaksanakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). Mereka yang terpilih merupakan putra-putri terbaik daerah yang diharapkan mampu menunjukkan disiplin, jiwa kepemimpinan, serta semangat nasionalisme.

Pemerintah daerah berharap keterbatasan durasi latihan akibat kebijakan efisiensi anggaran tidak mengurangi kualitas pembinaan maupun semangat para anggota Paskibraka. Dengan kerja sama seluruh pelatih, panitia, dan peserta, pelaksanaan upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI di Kabupaten Mamuju Tengah diharapkan tetap berlangsung khidmat, sukses, dan penuh makna.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama