Wakil Bupati Mamuju Tengah, Askary, mengajak generasi muda untuk terus mengambil peran aktif sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan daerah. Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri Konferensi Cabang (Konfercab) I Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Mamuju Tengah yang digelar di Aula Hotel Fadhilah, Topoyo, Senin (29/6/2026).
Dalam sambutannya, Askary menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Konfercab I GMNI sebagai momentum penting dalam memperkuat kaderisasi organisasi sekaligus melahirkan gagasan-gagasan konstruktif bagi kemajuan Kabupaten Mamuju Tengah.
"Pemerintah daerah ingin berada dalam satu frekuensi dengan seluruh elemen pemuda, termasuk GMNI, yaitu bersama-sama membangun Mamuju Tengah melalui ide, inovasi, dan kolaborasi yang positif," ujar Askary.
Menurutnya, organisasi kepemudaan memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam mengawal pembangunan. Kontribusi pemuda tidak hanya diwujudkan melalui kritik yang membangun, tetapi juga melalui partisipasi aktif dalam memberikan solusi terhadap berbagai persoalan daerah.
Askary menilai GMNI Mamuju Tengah telah menunjukkan kontribusi nyata dalam berbagai bidang, mulai dari peningkatan budaya literasi, kepedulian terhadap lingkungan, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Berbagai bentuk kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah dan organisasi kepemudaan mampu menghasilkan dampak positif bagi pembangunan daerah.
Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah, lanjut Askary, berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan organisasi kepemudaan dalam mendukung pelaksanaan program-program pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
"Kami berharap GMNI terus menjadi organisasi yang melahirkan kader-kader berkualitas, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap daerah. Pemerintah daerah siap membangun kolaborasi untuk mewujudkan Mamuju Tengah yang semakin maju dan sejahtera," katanya.
Melalui Konfercab I ini, Askary berharap kepengurusan GMNI yang akan terbentuk mampu menjaga soliditas organisasi, memperkuat semangat persatuan, serta menghadirkan pemikiran-pemikiran yang inovatif dalam mendukung pembangunan daerah.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa dan organisasi kepemudaan.
"Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, saya optimistis generasi muda akan menjadi motor penggerak pembangunan dan membawa Mamuju Tengah semakin maju di masa depan," tutup Askary.