Mamuju Tengah — Pelayanan persampahan di Dusun Balatatomene- Desa Topoyo kembali dikeluhkan warga. Sudah beberapa hari terakhir, petugas persampahan tidak melakukan penjemputan sampah, sehingga tumpukan sampah rumah tangga membusuk di sekitar pemukiman warga. (Selasa/13/01/2026)
Kondisi ini bukan kali pertama terjadi. Warga menilai persoalan persampahan seolah menjadi masalah berulang yang tak kunjung diselesaikan secara tuntas.
“Kumat lagi penyakit lamanya. Setiap beberapa waktu pasti begini, sampah tidak diangkut tanpa kejelasan,” keluh salah seorang warga.
Sampah yang menumpuk menimbulkan bau menyengat dan dikhawatirkan berdampak pada kesehatan masyarakat serta kebersihan lingkungan. Warga juga menilai lemahnya pengawasan dan kedisiplinan petugas menjadi faktor utama terhentinya pelayanan.
Atas kondisi tersebut, masyarakat mendesak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja dan tanggung jawab anggotanya. Evaluasi dinilai penting agar pelayanan persampahan tidak terus-menerus bermasalah dan merugikan masyarakat.
Warga berharap DLH tidak hanya bersikap reaktif, tetapi menghadirkan solusi berkelanjutan demi menjaga lingkungan yang bersih, sehat, dan layak huni.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak Dinas Lingkungan Hidup terkait penyebab terhentinya pelayanan persampahan di Dusun Balatatomene.